Archive for May, 2006

setrika

Gitu ya nulis setrika? i mean, ejaannya udah bener ga sih? sesuai sama eyd? Well, alat ini adalah alat.. emmm.. salah satu dari alat rumah tangga sehari-hari yang berfungsi untuk.. menyetrika.. iyalah! hihihi can’t find better answer, tapi wajar aja, bahasa inggerisnya setrika kan iron, dan fungsinya juga dinamakan… ironing, sama2 ga kreatif. Ok dideskripsikan sedikit nih, setrika ini berfungsi untuk merapikan baju2 yang lungset setelah dicuci dan dijemur/dikeringin jadi akan memberikan hasil maksimum apabila diapplikasikan ke baju yang udah bersih dan kering. I’ve no idea what i’m talking about.. intro yg bener2 gak penting hehehe.(1)

Tragedi setrika ini sebenernya terjadi minggu lalu, tapi karena ini alat yang penting dan memberikan efek terhadap rencana-rencanaku yang sudah terjadwal, i hate it.
Hari minggu yang biasa2 aja, nothin special day.. addies ke gereja, ruri nemenin ngobrol di kamarku, dan aku menyetrika, dia ngasih komentar tentang setrikaan yang landasannya udah item, dan aku bilang juga kalo ini itemnya udah ga seberapa, karena minggu yg kemarinnya lagi (2 minggu yg lalu) aku udah bersihin nih item2nya pake sumpit!! kebayang gak sih.. habisnya disini ga ada alat lain yg lebih bagus lagi, dan untungnya sumpit disini besi semua
jadi terbuanglah 1 jam waktuku untuk bersihin nih setrikaan pake sumpit, mana pake keringetan pula mbersihinnya..wayah.. trus si ruri bilang, ..ntar pas giliranku aku bersihin dulu lagi deh..

Nah, setelah kata2 ruri itu.. aku setrika celana pendek keren dah.. pas ditempelin sama tuh setrika.. celanaku rusak, yaa kaya muka orang kena tempel setrika lah(sapa nih yg bilang!! grrr) langsung aku tariklah itu setrikaan, dan aku lihat setting temperaturnya.. normal kok ga panas, tapi kenapa kok ada asap ngepul dari setrikaan yah? dan.. karena aku orang yang penasaran dan curigaan, langsung aja aku ambil tuh setrikaan dan aku pleperin di selimut kasur, dan selimutnya sobek!! berarti ini overheat aku pikir dan langsung aku cabutlah itu setrikaan langsung aku taruh di teras jemuran luar, dan ternyata bener dugaanku. si ruri masih terbengong2 sama kejadian super cepat ituh, sampe akhirnya dia lihat kepulan asap yg dari setrikaan itu tambah banyak, dan kita jadi saksi melelehnya landasan setrikaan sampe memakan bodi setrikaan itu sendiri.. dan asapnya luar biasa.. untung aku udah taruh tuh setrikaan diluar, coba kalo belum,, gimana cara mindahinnya wong bodinya aja kemakan dan asapnya bisa bikin alarm kebakaran, smoke detectornya nyala, keluar air hahahaa, dan demi menghindari itu juga kita tutup semua jendela kamar biarkan asapnya dari teras aja, udah kaya kebakaran aja.

so, sekarang berhubung setrikaan ga ada, mesti pinjem tetangga… nulis ini deh.. karena aku sebel kalo rencanaku berantakan.

===============
1) sori bagi yg baca paragraf awal… waktunya terbuang selama bbrp detik.. hahahaha karena emang bener2 no mining

Leave a Comment

blackout

-present-
sabtu pagi, hari berjalan seperti biasa, exhausted, pekerjaan dari kantor yang “berat” cuma membikin badan ini malas untuk digerakkan, IM adalah yg pertama kali disentuh, setelah malam sebelumnya koneksi internet di kamar tiba-tiba putus gak jelas, paginya mengirimkan pesan ke seorang teman, permintaan maaf karena putus ga jelasn dan juga sedikit semangat, say hi to my sister and brother, gangguin teman by pc call, godain india member yg masuk kantor, mengajak teman berenang(1), bantuin temen menginstal ulang semua sistem laptopnya(2) …than blackout… completely. mute, deaf, blind.

-past-
waktu membawa ke sabtu malam dimana aku merenung di pc bang, merenung satu jam disana demi mengingat ingat sebuah lagu, lagu yang sudah aku cari selama 1 tahun terakhir, dan hanya ingat lyric awal-awalnya saja, itu juga ingat teringat lagi setelah perenungan itu.
selama masa reserach panjang ini, ada teman yang kuliah di IT tapi dalam memberikan sebuah analogi, dia menjadi seorang yang kuliah di astronomi hihihi lucu deh.
Tibatiba, gotcha, i got that song(3), downloading.
Mendengarkan teman ini bercerita, orang ini hebat, tapi dia sedang bingung hihihi lucu aja baca messagenya..
line by line.. hang in there friend ;)
Aku dapet lagu ini melalui aplikasi peer-2-peer jadi ini serpeti penantian panjaang, i’m so desperately get this one.

minggu pagi, tidak ada minggu pagi, skipped,
minggu siang, skipped
entah kenapa minggu itu serasa.. numb.
minggu sore, sudah ga tahan berada di apartemen, tapi badan ga bisa diajak kompromi, langsung aja laptop aku nyalain koneksi internet aku utak-atik, scanning-scanning, research, my hand just running wild, then yeah, i can connect to intenet!!! jebol bow!! gratisan bow!!! speed, 54 Mbps, internet koneksi petir.
kabar ini langsung aku sebarkan ke teman2 di apartemen dan kebetulan mamang sarwo pas berkunjung di hari bersejarah ini dia bisa menyebarkan ke teman2 yg seapartemen dengan dia..
huff soooo beautiful, dan aku dapet message yang bikin semangat, dan bikin tenang di hati hahaha so releasing, thanks friend :) .. it’s perfect.
Call my family and friend, say something like “if you need me, just buzz me, i’ll try to keep online.” it’s becouse i dont have any cellphone
that day.. just.. perfect.

… back to the future …

-present-
Terbangun dari kenangan indah, dan terpaksa menerima sesuatu, i can connect to internet in my room but i can’t receave or send any packet to the network… i must move to our living room .. aaahhh, stressful today, i hope i can escape from this spot, hiks.
Sebenernya tementemen di apartemen harus keluar dari kamar masingmasing untuk konek ke internet, ada yg di depan tv, dan ada yang diatas kulkas(4) hihihhi amit amit deh pemandangan di apartemen… laptop kaya ada di tiap-tiap sudut apartemen.
hari ini, sebel, tapi masi bisa menemukan kelucuan dari sebuah tragedi hihihi..
just great.

==========================================
1. gagal, karena dia dipaksa masuk kantor
2. laptop termahal yg pernah aku lihat hehehe.. permanen sih, maklum
3. Muenchener Freiheit – Keeping The Dream Alive
4. sampe sekarang aku aja lo yg belum di kulkas.. hehehe

Leave a Comment

Seoul day 2

// ninoWicaksono 20060507
// -start-
/*
ini adalah upload blog ini yg kedua kali, blog ini sempat aku hapus sebagai bentuk protes atas bbrp kejadian yang tidak menyenangkan di korea. tapi atas desakan bbrp pihak yang tidak penting (kkkk, sori yeee) yah.. diupload lagi deeehh
*/
// -end-

Seoul day 2

“ck.. kok udah terang si? jam berapa???”, “lhahhh.. dah jam 7??” kita harus berangkat ngambil tas nihhhh!! panik dah tuh… hehehhe… orang2 ini bener2 kecapekan, untuk mereka bangunnya pada panik, jadi siap2nya cepet heheh, terus kita berangkat bareng bareng dari motel ke stasiun seoul, dengan terburu-buru tentunya. Untungnya prosesi serah terima tas di loker itu nggak ada kejadian aneh2 lagi heheh, kita udah berpikir, “hmm hari ini startnya yang bagus…”, oke kita sarapan di mek-di. Kurang istirahat adalah alasan kenapa kita makan banyak banget di pagi itu, wajar.. anggep aja wajar. Balik ke motel juga dengan cepet2, ternyata setelah kita balik ke motel, ehhh, baru sadar kalo motel yang kita tempati adalah.. motel cinta hahaha, gile kali yeee. Kita mandi dengan terburu – buru, karena kita sudah ada plan untuk ke namdaemun, dongdaemun, insadong, han river (optional), wolrd cup stadium, lotte world, city hall, maka sudah dipastikan kita mandi koboi.

Tujuan pertama setelah keluar dari hotel adalah Nam-dae-mun, ini adalah pasar tradisional korea yang paling tua, terletak di dekat seoul station, dekat dengan tempat kita menginap, perjalanan menuju insadong memakan waktu 30-45 menit jalan kaki, disana iksan berkutat didalam mencari tas boling, dan sarwo belanja baju2 korea, 10000 won dapat 3 baju, hehehe, jadi inget jargon “sewu telu”, ya dimana mana yang namanya pasar emang gini hehe.

puas belanja di Namdaemun, kita melanjutkan perjalanan ke dongdaemun, sepanjang perjalanan kita memikirkan waktu yang terbatas, karena hari sudah semakin siang, kita cancel 2 tujuan, pertama, ham river, karena kita kemarin malam susah kesana, yang kedua world cup stadium, karena di peta, ada stadium yang lain di dongdaemun, tempat yang kita tuju sekarang ini. Sampai di dong daemun, krena kita membawa banyak barang, kita sudah nggak nafsu lagi buat beli barang-barang jadinya kita kesana cuma buat lihat stadion dan cari tas bolingnya iksan, ternyata stadion yang kita kunjungi adalah stadion baseball.. haha, tapi di dongdaemun ini akhirnya kita menemukan tas boling ituh, jadi acara belanja closed.

Insadong, kita menuju ke sebuah situs miniatur perumahan adat korea, di tempat ini kita dipalakin tiket masuk yang cuma 700 won, dan pas kebetulan disana ada pernikhan dan ada acara pertunjukan untuk malam harinya, jadinya agak rame dikit, kita melihat prosesi pernikahan ala korea, dan untuk yang mengadakan pertunjukan, ada gladi bersih yg dilakukan bbrp cewe-cewe cantik korea, karena kita cowo-cowo keren dan mereka cewe-cewe kece, kita dengan berat hati terpaksa menerima tawaran untuk berfoto bareng, hehehe. hmm.. ga usah protes deh…

Lotte World, ini bisa dibandingkan seperti dufannya jakarta, kita langsung menuju kesana, dan ternyata perkiraan kita benar, line subway yang menuju lotte world penuh dengan anak kecil, karena pas hari minggu. Begitu kita sampai di stasiun lotte word, wah, lautan anak kecil, pusing ngelihatnya, penuuuh banget, tapi ternyata lotte world tidak yang seperti dibayangkan mirip dufan, karena tempatnya ada di dalam gedung semua, jadi taman bermain indoor yang luaass, hmmm bayangin aja dufan tapi dimasukin ke kotak kaca, begitulah, tapi ada juga yang outdoor, termasuk bagian dari lotte world juga, namanya magic island, tapi karena terlalu penuh pengunjung tempat itu sudah ditutup, dan memang benar saking penunhnya lotte world ini ditambah kondisi 3 orang petualang yang udah kecapean, mulailah muncul gejala2 di masing-masing petualang hehehe, dari yang sudah merasa pusing, ada yang butuh duduk, minta kasur hehehe, kondisiku sendiri jari tangan sobek, mungkin karena kedinginan di malam sebelumnya dan nggak bawa lotion, sampai
sakit gigi gara-gara telat sikat gigi (max. 1 jam setelah makan harus sikat gigi, i have a poor mouth health), setelah melihat museum di lotte word, akhirnya kita harus antri, untungnya giliran mamang sarwo yang antri, hahaha panjang banget antriannya dan penuh sesak, aku dan iksan hanya bisa bantu doa dari kejauhan hehehe begitu dapet tiket subway, sarwo sudah patah semangat untuk melanjutkan ke city hall.

Way Back, kamar, kamar di apartemen udah jadi halusinasi, hehehe, kita langsung ke seoul station lagi, sampai disana kita langsung makan mek-di lagi.. porsi besar hahaha, sambil nunggu jam kereta ke kumi berangkat, kita mendapatkan informasi kalau di lotte world memang lagi event main gratis, itu sebabnya rame banget di lotte world, dan dari berita yang disiarkan, ternyata banyak jatuh korban yang terinjak-injak di lotte world… untung bisa diatasi dgn cepat sama petugas disana. di tiket Kereta tertulis kita berangkat jam 17:23, dan dasar namanya juga negara maju, pas jam 17:23 teng kereta jalan, sholatnya kita jama’ terus tidur… way to kumi.

Comments (2)

Seoul day 1

“kok perasaan merem.. melek.. merem.. melek.. sampe jam 5 pagi nih ada apa sih? gak nyaman bgt nih tidur..” ya udah.. sholat subuh dulu.. ambil wudhu.. wuaaaahhhhh…. gak ada heater..!!! air dingin mampus.. pantesan gak bisa tidur semaleman.. dingin amit2 gitu.. “kita harus cabut lebih cepat dr jadwal”, mandilah kita, kecuali iksan.. sarapan banyak di mek-di, ngilangn kantuk, kumpulin tenaga, nambah kalor di tubuh krn masih kedinginan.

Jalan2 di Itaewon, ke subway, next destination: Yongsan, dusitnya korea, si sarwo mo cari leptop, kita ke yongsan station, tanya tentang tiket pulang dulu, ternyata kita kalo pulang mesti ke seoul station, ya udah, kita beli tiket pulang buat besok di Yongsan. Di pelosokan aku beli dvd.. bajakan.. huhhuh.. masi nemu juga. Setelah comper mengcomper harga.. guwe dan sarwo punya satu kesimpulan… harga elektornik di korea.. gak ada yang jauh.. paling cuma beda 2 ato 3 ratus ribu rupiah.. jadi acara beli leptop di skip, perjalanan comper mengkomper ini bener2 makan waktu dan tenaga.. karena kita kemana2 bawa tas gede… namanya juga back-packing.. karena si iksan udah gak tahan, dan kita gak ada motel, aku mengusulkan untuk ke seoul station taruh tas dulu di locker stasiun, dgn pertimbangan, kita bakalan pulang dari seoul station, jd nginep buat malem ini ya mendingan di sekitar seoul station. so, Yongsan – Seoul Yok, tapi karena kita sudah kepayahan.. aku ambil subway ke arah… nyasarlah pokoknya… ke utaraa… jauh lah.. ahahah.. abis waktu 1 jam neh.

Seoul Station, naruh tas, cabut ke itaewon, mo cari masjid pusat di seoul, balik lagi di Itawon, kalo sore jauh lebih rame, ternyata. Abis sholat, ada acara cari mencari orang.. karena mamang sarwo ilang.. yang akhirnya ditemukanlah dia di PC bang.. cek mail… masih sempet2nya, setelah ketemu.. dia bilang mo telpon john, terus janjian lagi di telpon box… aku sholat maghrib.. abis sholat.. ilang lagi tuh si sarwo dari telpon box.. edan.. setelah acara petak umpet ini.. ketemulah si sarwo.. taudeh habis drmana nih orang.. terus kita ke restoran turki.. cari kambing huehuehehehhehe.. dah lama gak makan kambing.

Puas makan masakan turki kita cabut ke Han River, mo naik kapal, suit-suiiiiiitt, jdhieng…!!! ketinggalan kapal, hueheuheuhhhahahah… sialan..
baliklah kita ke seoul station, ambil tas dan cari motel, apa yang terjadi sodara2…??!! lokernya kekunci, baru bisa diambil besok pagi, gilee.. hancur udah harapan mo ganti baju setelah seharian jalan2 muter2 seoul, mo istirahat enak, dll, dengan pikiran yang setengah sadar karena kecapekan, kita akhirnya memutuskan “hotel hotel dah, kita dah cape banget, jalan aja susah, malem2 pula, jaket tebel ada di loker”, karena diluar dingin, kita masuk lagi di subway station, menghangatkan badan huhuhuh dan kita buka peta disana, cari hotel yang terdekat dari seoul station, dan ketemulah hotel hilton, biarin deh, “mahal mahal dah, pokoknya 5 jam ini mo tidur enak aja, dah cukup”. Dan dalam keadaan payah, cape, kedinginan.. melangkahlah kita… ke arah yang berlawanan dari hilton hahahhaha, saking udah hilang akal ya gini neh jadinya, dan kita bingung, kok gak nemu hilton si? tapi akhirnya ada titik terang nun jauh disana, sebuah motel, karena dah girang kaya orang kehausan dan ketemu oasis di padang pasir, kita langsung check in, motelnya baguuuuussss, tanpa tanya2 harga lagi, udah langsung bayar ajah.. terus lihat kamar.. okeee.. baguss, langsung lompat ke tempat tidur dulu hehehe.. puas ngerasain empuknya kasur, sholat isya dulu, terus tidur.. dengan tidak nyenyaknya, karena di kepala pikiran masih nyantol tas yang kekunci di loker stasiun, dan harus diambil pagi2 biar rencana hari ke-2 di seoul gak tambah berantakan.

Leave a Comment

Ready, Steady, Go!!

Pertama, kumpulin team ke seoul, dapetlah terkumpul total.. 3 orang.. Nino, Sarwo dan Iksan, a small number of sih… maunya lebih banyak, tapi sisi positifnya gampang manage 3 orang, so, show must go on, kita rencana berangkat jumat 24 maret 2006, jam 5 teng go pulang kantor, naik bis kantor dooonkk.. murah.. aju sayo… hehe, 5000won. Kedua, kita siapkan logistik, makanan buat di bis, uang secukupnya, peta seoul, peta subway seoul, dan ketiga, yg paling penting.. info dari beberapa teman2 kantor yang orang seoul.

Orang orang yang berjasa ini adalah.. Rosihan, banyuwangi nyasar di seoul, Namu, info tentang alat elektronik, bagaji stuff, ijiro 3(sam)-ga, YongMin, site2 yang keren untuk bangunan2 tua dan modern, ngasih aku off sehari dari project.. huh huh.. terus masih ada lagi John dan Nam.. komapsumida…

Kita register kendaraan by LGE portal, dan dapet jam 18:30.. not bad.. bisa agak nyante. Tapi kesibukan ngerjain project bikin aku gak bisa dateng ke tempatnya susan, sedangkan 2 yang lain masih sempet, gak papa paling ntar hari selasanya kalo ketemu susan, leher kena karate.. hehheh

Bis berangkat jam 18:30 teng, dari LGE LCD jemput orang LGE PDP, terus butuh waktu 3 jam buat nyampe ke seoul, sampailah kita di seoul dah malem dan buta peta.. untungnya kita dibantu sama mbak2 cantik dari LGE PDP, dan bisa bahasa inggris untuk ngambil subway, dan ditunjukkan tempat subway terdekat.. sip dah.. kayanya enak nih jalan2 di seoul, nest destination,,, Itaewon, semua orang asing di seoul pada ngumpul di sini.

Tugasnya mamang sarwo yang beli tiket subwah.. sampilah kita di loket tiket.. dilayani oleh kakek2 petugas tiket yang sudah tuwa.. dan mukanya culun2 gak jelas gitu.. majulah mamang sarwo.. “Itaewon pyo juseyo… se myong”,
kakek2 culun:”??? (nih orang ngomong korea gak jels gitu)”
mamang sarwo: “Itaewon pyo juseyo… se myong (dah ngoyo)”
kakek2 culun: “can you speak english?”
gubrakk… okey people.. back to basic lesson: “don’t judge a book by it’s cover” huauhauhauhuahhauhaha

Itaaewon, nyampe dengan selamat.. 2 kali ganti line subway.. hmm… what a modern subway.. a world class subway system, they claimed, …it’s true… keluarlah kita dari bawah tanah… yang kita lihat, ini bukan korea, hahaha.. banyak ras.. kaukasia, anglosaxon, kutumbaba.. jemberian..guwe maksudnya… hmm, cari penginapan dulu, nyampelah kita di motel gak jelas… (duinya cuma sanggup di motel) begitu di kamar.. dah ga betah, “kita keluar makan” sarwo said, terus dipilihlah KFC, dan kita bisa briefing disitu.. besok mo ngapa2in aja.. briefing dilksanakan dengan seru oleh Sarwo dan Nino, iksan cuma pasrah.. just follow the plan.. huhuhhu.. tinggal tunggu nyasar aja tuh kayanya.

kita balik ke motel gak jelas gitu.. dan tidur.. dalam pikiran kita sebelum tidur “seoul takluk nih dlm 2 hari”… mulailah kita memejamkn mata..

…to be continued…

Leave a Comment

Prologue Seoul

Nah, dah lama kan gak aku sentuh nih blog… hal ini bukan disebabkan karena kesibukan kerja di korea… lebih karena kita tidak ada kerjaan di kantor, jadinya kebanyakan main di rumah, padahal gaji jalan terus… edan nih kantor.

Bodohnya, selama masa2 tenang, tentram, aman dan damai ini.. yang kita lakukan di apartemen adalaaahh.. tidur dan maen tekken, tidur, makan.. looping disini aja.. lupa kasih “break;”. Kegiatan2 gak penting ini menumpulkan skill yg menjadi alasan utama kita kerja di LGE, nulis blog.. gak kesentuh, hunting foto… gak punya kamera keren… hehehhe, intinya.. gak penting poooolll, terus tibalah saatnya aku dikasih project rada2 ribet, kerja di 2 time zone yang berbeda, siang di korea, malem di polandia, ini karena aku masih kacung.. kroco.. ya terpaksa menerima, seniorku di polandia minta di support, jadi.. di “push” gak penting gitu.. weleh.. hehehhehehe.

Untungnya diantara kesibukan push-push-an ini, masih ada temen2 yang suka OL dan bisa dikerjain.. huhuhuhuhuhu… releasing.. terus dikirimin lagu huhuhueheuehehuehue…

Tapi tetep aja.. di kepalaku ada satu suara agak2 lonjong… gak bulat.. huhu, “i need to chill out”. “…for a day at least…” dan terlihatlah di tanggalan.. kok ada tanggal 27 maret 2006 ini diarsir sih? ..mmm my feeling said.. “it’s must be a holiday”… haha, ngreeeeeepppp… tanyalah saya ke teman dari cina, Ma Bao Chen, and he said.. “yes, it’s LGE birthday”, then okeh.. keputusan pergi udah jadi kotak… destination.. SEOUL.. karena, refer to paragraph #2.. kita gak pernah jalan keluar dari Gumi, bodoh..

Leave a Comment